Yayasan SUKRI Luncurkan Program “PERMATA” : Dorong Pemberdayaan Perempuan untuk Kemajuan Masyarakat
Sleman, 9 Juni 2025 – Yayasan Sumbang Kawruh Indonesia (SUKRI) dengan bangga mengumumkan peluncuran resmi program terbarunya, “PERMATA” (Perempuan Mandiri, Tangguh, dan Berdaya), pada hari ini Selasa, 9 Juni 2025. Program inovatif ini merupakan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan peran strategis perempuan, khususnya para ibu dan guru PAUD.
Program PERMATA dirancang untuk menjawab tantangan krusial yang sering dihadapi perempuan, di mana potensi dan kekuatan mereka kerap tergerus oleh berbagai masalah sosial dan psikologis. “Kami percaya bahwa perempuan adalah pilar fundamental dalam pembangunan masyarakat. Melalui PERMATA, kami ingin mengukuhkan kembali peran vital mereka sebagai individu yang mandiri, tangguh dalam menghadapi setiap cobaan, dan berdaya untuk menciptakan perubahan positif,” ujar Ibu Riana Setyaningrum selaku Dewan Pembina Yayasan SUKRI.
PERMATA secara spesifik menyasar ibu-ibu rumah tangga dan guru PAUD, kelompok yang memegang peran sentral dalam pengasuhan dan pendidikan anak usia dini. Fase ini adalah periode krusial dalam membentuk fondasi kognitif, emosional, dan sosial anak. Ibu Riana Setyaningrum juga menyampaikan bahwa,“Ibu rumah tangga dan guru PAUD seringkali menghadapi tekanan ganda dalam menjalankan peran domestik dan profesional tanpa dukungan emosional dan psikososial yang memadai. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan mental mereka dan berdampak pada kualitas pengasuhan serta pembelajaran anak”.
Melalui serangkaian pelatihan, pendampingan, dan pemberian akses terhadap sumber daya, program PERMATA berupaya memberdayakan mereka agar mandiri secara ekonomi, tangguh menghadapi tantangan, dan berdaya dalam memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat. Salah satu pendekatan unik program ini adalah melalui kegiatan crafting yang dirancang untuk menumbuhkan welas diri (self-compassion) dan membangun ketahanan psikologis (resiliensi) dalam menghadapi tekanan hidup.
Selain pemberdayaan langsung kepada ibu dan guru PAUD, program PERMATA juga membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya Program Studi Pascasarjana Psikologi dan Pendidikan Profesi Psikologi. Keterlibatan mahasiswa sebagai fasilitator, pendamping psikososial, dan pelatih akan menjadi sarana penting untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, empati sosial, dan kepekaan terhadap isu kesejahteraan masyarakat.
“Kami melihat ini sebagai kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori keilmuan psikologi ke dalam praktik lapangan yang kompleks dan multidimensional. Proses ini akan memperkuat kompetensi profesional serta sensitivitas sosial mereka sebagai calon psikolog atau konselor, untuk kegiatan kali ini kami berkolaborasi dengan mahasiswa Program Pasca Sarjana dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta” tambah Ibu Riana.
Dengan diluncurkannya program PERMATA, Yayasan Sukri berkomitmen untuk menciptakan dampak berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kualitas hidup perempuan, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih setara, adil, dan bermartabat.












