LHOKSEUMAWE, 14 Maret 2026 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan pascabencana, SUKRI FOUNDATION (Sumbang Kawruh Indonesia) berkolaborasi dengan Rumah Teduh (@teduh_bersamaa) menyalurkan bantuan berupa buku bacaan dan alat tulis bagi anak-anak terdampak banjir di Lhokseumawe, Aceh.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen SUKRI FOUNDATION untuk memastikan bahwa di tengah situasi sulit sekalipun, akses terhadap ilmu pengetahuan tidak boleh terhenti. Setiap paket bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk kembali merajut mimpi dan memulihkan keceriaan mereka.
Jendela Dunia di Tengah Keterbatasan Bagi anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir, bantuan ini memiliki makna lebih dari sekadar barang fisik. “Setiap buku yang sampai di tangan anak-anak korban banjir di Aceh bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan jendela dunia yang baru saja terbuka,” ujar perwakilan SUKRI FOUNDATION. Melalui kolaborasi ini, kedua lembaga bergerak bersama untuk memastikan binar cahaya literasi tetap menyala terang di ujung barat Indonesia.
Sinergi dan Kepedulian Keberhasilan penyaluran bantuan ini tidak lepas dari dukungan para donatur dan sahabat kemanusiaan yang telah berkontribusi. Dukungan tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat dalam membantu sesama yang membutuhkan.
“Terima kasih untuk para donatur dan sahabat SUKRI FOUNDATION yang telah menitipkan pesan lewat buku-buku ini. Karena bagi mereka, membaca adalah cara paling indah untuk merajut mimpi,” tambahnya.
Harapan Masa Depan Melalui aksi ini, SUKRI FOUNDATION dan Rumah Teduh mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bergerak dan peduli. Sekecil apa pun kontribusi yang diberikan, hal tersebut memiliki dampak besar bagi masa depan generasi penerus bangsa, khususnya dalam menjaga martabat dan nilai-nilai kemanusiaan melalui pendidikan.












